Entry:
terperangkap (lagi)
Tuesday, April 28, 2009
ketika waktu berlari (lagi) menumpangi Shinkansen
tangan serasa dibelenggu
lisan dipenjara
aksara ditembak mati
laksana debu
kreasi dan imaji menjadi barang basi
0 comments
Leave a Comment:
Name
Homepage (optional)
Comments