Design: wordweave
Image: Getty Images
Forever Fields
|
~moon rabbit~
iWebTunes/iWebMusic Forced Shut
Monday, April 27, 2009
Hanya sebuah cangkir kecil berwarna biru Dengan wangi sabun yang masih belum hilang Tergeletak rapih pada rak piring
Sayang, pagi ini telah kamu beri aku kado terindah.. Aku sayang kamu.
 (saat aku lihat suami ku mencuci sendiri cangkir bekas kopi-nya, karena lima menit sebelumnya dia tahu telah kucurahkan seluruh dayaku membersihkan dapur)
Posted at 10:11 am by lalitya
Permalink
Saturday, April 25, 2009
Tuhan, aku tidak meminta banyak. Aku hanya ingin membuatnya senang, membuatnya tersenyum, membuatnya bahagia.
Tapi, mengapa semua yang aku lakukan selalu salah?
(saat kita berdebat tentang mengapa aku justru memegang sapu dan mencuci piring dan tidak duduk di samping mu menontonmu menyeruput kopi di pagi hari)
Posted at 11:14 am by lalitya
Permalink
Friday, April 10, 2009
MODEL C4
Surat Pemberitahuan Waktu dan Tempat Pemungutan Suara
Dengan ini diberitahukan kepada Nama Pemilih: NISHITA LALITYA No urut dalam DPT: 71 NIK/identitas :360325411187**** untuk memberikan suara pada acara pemungutan suara Pemilihan Umum Anggota DPR/DPD/DPRD Provinsi/DPRD Kabupaten/Kota di TPS 28 Desa/Kelurahan: Bambu Apus Kecamatan: Pamulang dilaksanakan pada:
Hari: KAmis Pukul: 07.00-12.00 WIB Tanggal: 9 April 2009 Tempat/Alamat: Lap. Basket RT 003/RW 06
Finally, tadi pagi pertama kalinya dalam hidupku aku menggunakan hak pilihku. Hehehe. Maklum, pemilih pemula. Bangun pagi2, mandi shubuh2 duwingin, dan udah rapih sekitar jam 7 pagi. Nunggu jemputan mama dan kakak untuk berangkat bareng ke TPS yang letaknya rada gempor juga kalo dijabanin dengan jalan kaki. Sampe sana, udah rada rame. In fact, ternyata pemilih di daerah ku ini antusias juga. Meski dengan beragam muka dan kostum. Ada yang rapih banget, pake kemeja dan jins kayak mau ke mall, tapi ada juga yang cuma pake daster tidur dan sendal jepit. Aku? Of course ga mau kalah dooong. Secara pemilu pertama gitu loh.  Walopun cuma pake rok dan kaos dan kardigan biasa, plus sendal. Takut kerapihan ntar malah disangka mau syuting. Hehehe. Setelah nunggu sekitar 10 orang-an, akhirnya namaku dipanggil juga. Sempet keki sih karena ketua KPPS nya dengan tidak terhormat (maklum, ga kenal) manggil aku dengan sebutan: "NIS- (diam sekitar tiga detik) ... HI-TA" Aku pun berjalan dengan gegap gempita menuju bilik suara. Untung ga pake acara kepleset segala kalo ga bisa hancur pasaran. Sialnya, aku dapet bilik yang paling deket sama udara terbuka (baca: kena spotlight sinar matahari yang dahsyat). Jadi selama aku menggunakan hak pilih ga tenang banget. Kepanasan, keringetan, gelisah, kepikiran suami ku tercinta sendirian di rumah ga kebagian hak pilih, lupa belom nyapu rumah (penting ya?), bingung gimana cara lipet tuh kertas koran alias kertas suara, sibuk nginget2 tata cara milih yang sah di tvone (sempet2nya), merhatiin foto2 calon DPD mana yang alisnya seimbang kanan kirinya (loh?). Lebaaaay. Intinya sih, aku jadi khawatir bapak2 pengawas yang di depan ku itu curiga aku keringetan karena aku tegang. Padahal asli, HOT BANGET tuh bilik suara. Mana ada 4 kertas yang kudu diobok2, jadi makin terpanggang dah. Well well, akhirnya setelah dengan selamat membungkus kembali kertas suara seperti pepes ikan, akhirnya tuh kertas kkucemplungin di kotak suara. Oya, ada yang beda di TPS ku ini. Kertas nya ga dimasukin lewat celah di kotak. Tapi tutupnya dibuka trus dicemplungin. Rada ga sah ya sebenarnya, masa kotak udah dibuka sebelum penghitungan, tapi kata panitianya biar gampang masukinnya and cepet beres. Pada ga tahan pengen liburan kali yeee. Selanjutnya, adalah meja tinta. Sempet ada tragedi kemanusiaan nih di sini. Aku sampe tiga kali nyelupin jari ke tinta! Yang pertama, cuma kena seuprit kelingking and ga kena kuku disuruh ulang sama hansip: "Harus kena kuku, mbak.." Yang kedua, cuma kena kuku segaris doang (emang sengaja), eh diprotes lagi: "yang agak banyak, mbak.." HU UH. Walhasil, yang ketiga kali, kuku ku sukses nyemplung dengan tidak senonoh di tinta itu berikut hampir 1 ruas jari kelingking penuh! Aku hanya bisa pasrah dan melihat kelingking dengan prihatin..  Sekarang, malem2, masih sambil melirik kasihan pada kuku ku (yang udah buntet eh ditambah coklat2 ungu ga jelas karena tinta), aku cukup senang karena partai pilihanku nagkring di urutan pertama quick count. Mari kita dukung terus! Lanjutkan! Hehehe. Harusnya rahasia ya? Gapapa lah..  Di otak, terngiang2 lagu pemilu 2004 yang sekarang udah almarhum: Pemilihan umum telah memanggil kita..
Posted at 01:51 am by lalitya
Permalink
Monday, March 02, 2009
laptop baru, semangat baru?
Kemaren dua hari, Sabtu Minggu pergi ke Mega Bazaar 2009. Alhamdulillah dapet jatah 5 juta buat beli laptop dari Mum. Trus, setelah A pilih2 akhirnya A pilih Lenovo S10 buat aku. Mudah2an pilihan yang bagus, awet, ga korslet, dan berkah.
Semoga laptop baru:
Semangat baru Pencapaian baru Skripsi cepet kelar Cepet wisuda
Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.. Amin Amin Amin
Doakan ya....
Posted at 08:50 pm by lalitya
Permalink
30 Maret 2009 Pukul 9-11 WIB
Adalah hari yang teramat penting buat aku. Yup, hari itu aku seminar. Seminar hasil skripsi. Sejujurnya, aku sangat takut dan merasa belum siap. Tapi kata A toh ini adalah tahap yang harus aku lewati. Mau ga mau, siap ga siap, suatu saat aku pasti seminar juga. Jadi ngapain ditunda.
Sebenarnya ini ada benernya juga Tapi tetep aja yang namanya pertama itu susah. Dan menururtku ini adalah tangga menuju tahap berikutnya. Dan tangga ini tinggi banget, sampe lompatnya susah. Tapi, reward-nya memang besar juga.
Huuuuuufff..
Buat A, ini adalah pencapaian. Buat Mum, ini adalah saat terpenuhinya sepertiga janji.
Buat aku, ini ujian. Mungkin juga pembuktian.
Posted at 08:40 pm by lalitya
Permalink
Thursday, February 26, 2009
Nak, Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku. Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu, Ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu. Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, Bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur. Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku. Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi? Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu. Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil. Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau ada disamping dan mendengarkan, aku sudah sangat puas. Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku. Beri aku cintamu dan kesabaran, Aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dan dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu. Tertanda, Mama dan Papa
Posted at 10:16 am by lalitya
Permalink
Tuesday, December 30, 2008
VIRGO - The Perfectionist Dominant in relationships. Conservative. Always wants the last word. Argumentative. Worries. Very smart. Dislikes noise and chaos. Eager. Hardworking. Loyal. Beautiful. Easy to talk to. Hard to please. Harsh. Practical and very fussy. Often shy. Pessimistic.
SCORPIO - The Intense One Very energetic. Intelligent. Can be jealous and/or possessive. Hardworking. Great kisser. Can become obsessive or secretive. Holds grudges. Attractive. Determined. Loves being in long relationships. Talkative. Romantic. Can be self-centered at times. Passionate and Emotional.
Posted at 12:55 pm by lalitya
Permalink
|