Visit gettyimages.com for images like these
<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30


~N~
girl/21th/jakarta/VanNila/Bogor Agricultural University/Food Technologist/
bath paranoia/
dying with moon rabbit/
strawberry cheese cake
/moviegoer
/read/write/soccer/
Hop-Hop/Tiramisu/
/rootbeer A&W with float/
frappucino Mocca Starbucks/
Red Pearl Milk Tea Quickly/
Black Pepper Chicken/
Ice Cream/Fruit/vegetables/
Blue Panadol/chilli-hot food



Pandanglah bulan di saat langit malam hari yang cerah tanpa awan, sebab aku tinggal dan tertawa di salah satu sudut bulan...









MMysterious
OOrganic
OOverwhelming
NNew
RRelaxing
AAstounding
BBeautiful
BBusy
IInspirational
TTwisted




How to make a Moon Rabbit
Ingredients:

3 parts intelligence

1 part crazyiness

1 part joy
Method:
Layer ingredientes in a shot glass. Serve with a slice of caring and a pinch of salt. Yum!


   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
Thanks for stopping by!
rss feed

Design: wordweave
Image: Getty Images


Forever Fields

~moon rabbit~

iWebTunes/iWebMusic Forced Shut
Tuesday, June 23, 2009
Beyond Expectation

sidang, LULUS, jadi STP,

ternyata beyond expectation..
tapi dalam arti negatif

maksudku,
aku pikir rasanya akan seneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng banget
bungaaaaaaaaaaaaaaaaah banget
legaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget
pokoknya bahagia

ternyata,
tidak seperti yang aku harapkan

tanggapan orang2 : BIASA AJA, ky nothing special padahal aku pikir akan dapet sambutan yang yah paling nggak makes me feel mendapat prestasi dan pencapaian yang tinggi. ternyata mereka biasa aja, ky ga terjadi apa2 dengan aku.

kecewa? so pasti.

aku pikir segalanya akan tampak lebih mudah dan indah mulai dari kelulusanku
ternyata, it's just getting worst

aku merasa nggak belong kemana2
ga ada tempat yang fit buat aku
ga di kampus, ga di rumah, ga juga di dunia kerja
ga tau juga mau ngomong ke siapa

pokoknya berasa ditinggal sendiri aja, lonely and lost

semakin dibilang "selamat ya....." sama orang, malah makin sinisme ke mereka
seolah mencederai sesuatu dalam driku
yang aku sendiri nggak tau itu apa
dan kenapa

oh God, i just hate this
Sad


Posted at 11:54 am by lalitya
see the rabbit  

Ternyata bakteri.. kupikir cacing.. Haha..

Bau tanah yang khas tercium setiap kali hujan mengguyur, tapi dari mana asal bau tersebut masih menjadi teka-teki sejak bertahun-tahun. Para peneliti dari Universitas Brown di New York, AS, akhirnya memastikan bahwa aroma tersebut berasal dari senyawa yang dihasilkan bakteri.

Mereka menyimpulkan bahwa bau tanah berasal dari kombinasi dua senyawa yang disebut geosmin dan methylisoborneol. Kedua zat kimia yang tidak berbahaya itu termasuk dalam kelas senyawa terpene yang sama-sama disintesis oleh bakteri tanah.

Tahun lalu, salah satu peneliti bernama David Cane menemukan gen dalam tubuh bakteri yang mengatur produksi geosmin. Proses produksi methylisoborneol masih misterius waktu itu. Sebab, tidak seperti senyawa-senyawa terpene lainnya yang memiliki 15 rantai karbon, senyawa ini hanya memiliki 11 rantai karbon.

Saat itu, Cane dan koleganya, Chieh-Mieh Wang, mencoba menyintesis senyawa tersebut dengan mempelajari gen bakteri tanah yang disebut Streptomyces. Salah satu gen dari 8.000 gen diprediksi sebagai katalis terpene, tapi saat disisipkan ke tubuh bakteri lainnya ternyata tak menghasilkan apa-apa.

Gen ganda

“Kami lalu melihat gen lainnya, gen berikutnya dari yang pertama,” ujar Cane yang melaporkan temuannya dalam Journal of the American Chemical Society. Gen tersebut diketahui menambahkan satu rantai karbon dalam senyawa kimia yang dihasilkan gen lainnya.

Tanpa disadari sebelumnya, methylisoberneol dihasilkan dari kerja sama kedua gen. Saat kedua gen disisipkan ke dalam bakteri Escherichia coli, senyawa tersebut terbentuk sempurna.

Selain pada bakteri, Cane memperkirakan kedua senyawa tersebut juga dihasilkan alga hijau. Sebab, aroma yang sama juga ditemukan pada lumpur yang terbentuk di dalam perairan yang ditumbuhi alga tersebut. Jika benar, temuan ini dapat dijadikan dasar peringatan dini untuk mencegah gangguan ganggang sebelum tumbuh berlebihan.

Posted at 11:47 am by lalitya
see the rabbit  

Friday, May 29, 2009
Finally.. But..

Finally..

Setelah penantian selama 4 tahun, akhirnya form itu aku isi. Lengkap dengan tanda tangan kedua pembimbing akademik ku dan konfirmasi kesedian menguji dari dosen penguji ku lewat email (berhubung beliau lagi di India).

BORANG KESEDIAAN MENGUJI UJIAN AKHIR SARJANA

Nama Mahasiswa : NISHITA LALITYA
NIM : F24050744
Departemen : Ilmu dan Teknologi Pangan
Hari/tanggal Ujian : Rabu, 10 Juni 2009
Waktu Ujian : 13.00-15.00 WIB
Tempat Ujian : Ruang Sidang Sekretariat IPN

Nama Pembimbing dan Penguji :
1. Dr. Ir. Budiatman Satiawihardja, Msc.
2. Tjahja Muhandri, STP., MT
3. Dr. Nugraha Edhi Suyatma, STP., DEA

But..

Setelah ngisi form itu, aku jadi merasakan DEG-DEGan, NERVOUS, TEGANG, GELISAH, H2C (HARAP-HARAP CEMAS), BINGUNG, dan TAKUT yang belum pernah aku alamin seumur hidupku.

Perasaan yang baru, yang belum pernah aku alamin.

Perasaan yang bikin perut eneg ga bisa makan, sekaligus bikin bibir sumringah kesenengan. Perasaan hampa, yang bertanya-tanya apakah aku cukup layak untuk sampai di tahap ini, apakah  aku sudah bekerja cukup keras selama 4 tahun untuk bisa menyandang STP. Perasaan takut yang jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh lebih besar dari takut dapet D atau musti ngulang Anpang.

Beban yang ga mungkin aku bagi dengan siapa pun, ga mungkin aku minta untuk dibawain bareng2 temen2ku, ga mungkin aku minta orang lain  untuk pegangin sebentar hanya supaya aku bisa tidur nyenyak satu malaaaaaaaaaaam aja.

Di tengah semua perasaan itu,
Cuma satu yang aku harap,
Semoga form ini bisa membuat senyum di wajah mereka.


Mum, sabar dan doakan aku ya, sebentar lagi akan aku penuhi sisa 1/3 janjiku padamu.

Ayang, jangan pernah berhenti kuatkan aku, doakan aku, tidak ada kebanggaan lain yang lebih besar selain mendampingi mu sebagai istri bergelar sarjana..


-Di antara riuhnya suara dalam hati dan benak-


Posted at 03:43 pm by lalitya
see the rabbit  

Gaji

Gaji Pertama
Tahun : 1998-1999
Status : Anak SD
Jabatan : Reporter Majalah Sekolah Al- Ashri
Gaji : Rp 25.000/bulan

Gaji Kedua
Tahun : 1999-2000
Status : Anak SMP
Jabatan : Reporter Tamu Majalah Sekolah Al- Ashri, Kakak Asuh Ekskul Jurnalistik Madrasah Pembangunan IAIN Jakarta
Gaji : Rp 75.000/bulan

Gaji Ketiga
Tahun : 2004-2005
Status : Anak SMA
Jabatan : Reporter Tamu Majalah GADIS
Gaji : Rp 150.000/artikel

Gaji Keempat
Tahun : 2009
Status : Anak Kuliah
Jabatan : Asisten Praktikum Dept. ITP IPB
Gaji : Rp 192.500/semester


HAHAHAHA..
Jurusan gw pelit medit banget ya. Tongue

Posted at 03:19 pm by lalitya
see the rabbit  

Thursday, May 14, 2009
be ready

siap-siap aja untuk mendaki gunung kesuksesan,
tapi juga harus selalu bisa menyelami samudra hati yang legowo


(dari seorang sahabat yang tau benar bagaimana cara membesarkan hati..
Smile)

Posted at 01:01 pm by lalitya
see the rabbit  

Tuesday, April 28, 2009
terperangkap (lagi)

ketika waktu berlari (lagi) menumpangi Shinkansen

tangan serasa dibelenggu
lisan dipenjara
aksara ditembak mati

laksana debu
kreasi dan imaji menjadi barang basi

Posted at 01:48 pm by lalitya
see the rabbit  

Monday, April 27, 2009
Cinta Memang Tidak Bisa Cukup Sampai Di sini

Ella: 7 Mei
Acuy: 11 Mei
Anjun: 14 Mei
Sri: 18 Mei

Aku?

Mungkin lagu ini yang pantes aku nyanyiin di depan Pak Cahyo sama Pak Budi:

Segalanya telah kuberikan
Tapi kau tak pernah ada pengertian..

Tapi cukup 2 bait itu aja yang bisa dinyanyiin, karena syair selanjutnya nggak mungkin banget aku nyanyiin. Yah, bisa sih dinyanyiin, tapi harus digubah:

Mungkin aku harus jalani
Kita memang tidak bisa cukup sampai di sini

Seandainya emang bisa diakhiri kebersamaan kita bertiga ini supaya cukup sampai di sini aja, aku mungkin udah ganti PA.

Sabar, Nish..
There's always a time for everything

(menghibur diri di tengah rasa duka dan iri)

Posted at 03:36 pm by lalitya
see the rabbit  

Previous Page Next Page