Design: wordweave
Image: Getty Images
Forever Fields
|
~moon rabbit~
iWebTunes/iWebMusic Forced Shut
Tuesday, June 23, 2009
sidang, LULUS, jadi STP,
ternyata beyond expectation.. tapi dalam arti negatif
maksudku, aku pikir rasanya akan seneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng banget bungaaaaaaaaaaaaaaaaah banget legaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget pokoknya bahagia
ternyata, tidak seperti yang aku harapkan
tanggapan orang2 : BIASA AJA, ky nothing special padahal aku pikir akan dapet sambutan yang yah paling nggak makes me feel mendapat prestasi dan pencapaian yang tinggi. ternyata mereka biasa aja, ky ga terjadi apa2 dengan aku.
kecewa? so pasti.
aku pikir segalanya akan tampak lebih mudah dan indah mulai dari kelulusanku ternyata, it's just getting worst
aku merasa nggak belong kemana2 ga ada tempat yang fit buat aku ga di kampus, ga di rumah, ga juga di dunia kerja ga tau juga mau ngomong ke siapa
pokoknya berasa ditinggal sendiri aja, lonely and lost
semakin dibilang "selamat ya....." sama orang, malah makin sinisme ke mereka seolah mencederai sesuatu dalam driku yang aku sendiri nggak tau itu apa dan kenapa
oh God, i just hate this

Posted at 11:54 am by lalitya
 Permalink
Ternyata bakteri.. kupikir cacing.. Haha..
Bau
tanah yang khas tercium setiap kali hujan mengguyur, tapi dari mana
asal bau tersebut masih menjadi teka-teki sejak bertahun-tahun. Para
peneliti dari Universitas Brown di New York, AS, akhirnya memastikan
bahwa aroma tersebut berasal dari senyawa yang dihasilkan bakteri.
Mereka menyimpulkan bahwa bau tanah berasal dari kombinasi dua senyawa
yang disebut geosmin dan methylisoborneol. Kedua zat kimia yang tidak
berbahaya itu termasuk dalam kelas senyawa terpene yang sama-sama
disintesis oleh bakteri tanah.
Tahun lalu, salah satu peneliti bernama David Cane menemukan gen dalam
tubuh bakteri yang mengatur produksi geosmin. Proses produksi
methylisoborneol masih misterius waktu itu. Sebab, tidak seperti
senyawa-senyawa terpene lainnya yang memiliki 15 rantai karbon, senyawa
ini hanya memiliki 11 rantai karbon.
Saat itu, Cane dan koleganya, Chieh-Mieh Wang, mencoba menyintesis
senyawa tersebut dengan mempelajari gen bakteri tanah yang disebut
Streptomyces. Salah satu gen dari 8.000 gen diprediksi sebagai katalis
terpene, tapi saat disisipkan ke tubuh bakteri lainnya ternyata tak
menghasilkan apa-apa.
Gen ganda
“Kami lalu melihat gen lainnya, gen berikutnya dari yang pertama,” ujar
Cane yang melaporkan temuannya dalam Journal of the American Chemical
Society. Gen tersebut diketahui menambahkan satu rantai karbon dalam
senyawa kimia yang dihasilkan gen lainnya.
Tanpa disadari sebelumnya, methylisoberneol dihasilkan dari kerja sama
kedua gen. Saat kedua gen disisipkan ke dalam bakteri Escherichia coli,
senyawa tersebut terbentuk sempurna.
Selain pada bakteri, Cane memperkirakan kedua senyawa tersebut juga
dihasilkan alga hijau. Sebab, aroma yang sama juga ditemukan pada
lumpur yang terbentuk di dalam perairan yang ditumbuhi alga tersebut.
Jika benar, temuan ini dapat dijadikan dasar peringatan dini untuk
mencegah gangguan ganggang sebelum tumbuh berlebihan.
Posted at 11:47 am by lalitya
 Permalink
Friday, May 29, 2009
Finally..
Setelah penantian selama 4 tahun, akhirnya form itu aku isi. Lengkap dengan tanda tangan kedua pembimbing akademik ku dan konfirmasi kesedian menguji dari dosen penguji ku lewat email (berhubung beliau lagi di India).
BORANG KESEDIAAN MENGUJI UJIAN AKHIR SARJANA Nama Mahasiswa : NISHITA LALITYA NIM : F24050744 Departemen : Ilmu dan Teknologi Pangan Hari/tanggal Ujian : Rabu, 10 Juni 2009 Waktu Ujian : 13.00-15.00 WIB Tempat Ujian : Ruang Sidang Sekretariat IPN Nama Pembimbing dan Penguji : 1. Dr. Ir. Budiatman Satiawihardja, Msc. 2. Tjahja Muhandri, STP., MT 3. Dr. Nugraha Edhi Suyatma, STP., DEA But..
Setelah ngisi form itu, aku jadi merasakan DEG-DEGan, NERVOUS, TEGANG, GELISAH, H2C (HARAP-HARAP CEMAS), BINGUNG, dan TAKUT yang belum pernah aku alamin seumur hidupku.
Perasaan yang baru, yang belum pernah aku alamin.
Perasaan yang bikin perut eneg ga bisa makan, sekaligus bikin bibir sumringah kesenengan. Perasaan hampa, yang bertanya-tanya apakah aku cukup layak untuk sampai di tahap ini, apakah aku sudah bekerja cukup keras selama 4 tahun untuk bisa menyandang STP. Perasaan takut yang jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh lebih besar dari takut dapet D atau musti ngulang Anpang.
Beban yang ga mungkin aku bagi dengan siapa pun, ga mungkin aku minta untuk dibawain bareng2 temen2ku, ga mungkin aku minta orang lain untuk pegangin sebentar hanya supaya aku bisa tidur nyenyak satu malaaaaaaaaaaam aja.
Di tengah semua perasaan itu, Cuma satu yang aku harap, Semoga form ini bisa membuat senyum di wajah mereka.
Mum, sabar dan doakan aku ya, sebentar lagi akan aku penuhi sisa 1/3 janjiku padamu.
Ayang, jangan pernah berhenti kuatkan aku, doakan aku, tidak ada kebanggaan lain yang lebih besar selain mendampingi mu sebagai istri bergelar sarjana..
-Di antara riuhnya suara dalam hati dan benak-
Posted at 03:43 pm by lalitya
 Permalink
Gaji PertamaTahun : 1998-1999 Status : Anak SD Jabatan : Reporter Majalah Sekolah Al- Ashri Gaji : Rp 25.000/bulan Gaji Kedua
Tahun : 1999-2000
Status : Anak SMP
Jabatan : Reporter Tamu Majalah Sekolah Al- Ashri, Kakak Asuh Ekskul Jurnalistik Madrasah Pembangunan IAIN Jakarta
Gaji : Rp 75.000/bulan Gaji Ketiga
Tahun : 2004-2005
Status : Anak SMA
Jabatan : Reporter Tamu Majalah GADIS
Gaji : Rp 150.000/artikel Gaji Keempat
Tahun : 2009
Status : Anak Kuliah
Jabatan : Asisten Praktikum Dept. ITP IPB
Gaji : Rp 192.500/semester HAHAHAHA.. Jurusan gw pelit medit banget ya.
Posted at 03:19 pm by lalitya
 Permalink
Thursday, May 14, 2009
siap-siap aja untuk mendaki gunung kesuksesan, tapi juga harus selalu bisa menyelami samudra hati yang legowo
(dari seorang sahabat yang tau benar bagaimana cara membesarkan hati.. )
Posted at 01:01 pm by lalitya
 Permalink
Tuesday, April 28, 2009
ketika waktu berlari (lagi) menumpangi Shinkansen
tangan serasa dibelenggu lisan dipenjara aksara ditembak mati
laksana debu kreasi dan imaji menjadi barang basi
Posted at 01:48 pm by lalitya
 Permalink
Monday, April 27, 2009
Cinta Memang Tidak Bisa Cukup Sampai Di sini
Ella: 7 Mei Acuy: 11 Mei Anjun: 14 Mei Sri: 18 Mei
Aku?
Mungkin lagu ini yang pantes aku nyanyiin di depan Pak Cahyo sama Pak Budi:
Segalanya telah kuberikan Tapi kau tak pernah ada pengertian..
Tapi cukup 2 bait itu aja yang bisa dinyanyiin, karena syair selanjutnya nggak mungkin banget aku nyanyiin. Yah, bisa sih dinyanyiin, tapi harus digubah:
Mungkin aku harus jalani Kita memang tidak bisa cukup sampai di sini
Seandainya emang bisa diakhiri kebersamaan kita bertiga ini supaya cukup sampai di sini aja, aku mungkin udah ganti PA.
Sabar, Nish.. There's always a time for everything
(menghibur diri di tengah rasa duka dan iri)
Posted at 03:36 pm by lalitya
 Permalink
|