Design: wordweave
Image: Getty Images
Forever Fields
|
~moon rabbit~
iWebTunes/iWebMusic Forced Shut
Thursday, May 01, 2008
Customer Service (CS): Ya, ada yang bisa saya bantu? Pelanggan (P): Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya? CS: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya? P: Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu? CS: Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana? HATI anda? P: Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap? bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif? CS: Program apa saja yang sedang aktif? P: Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM. CS: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari sistem operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA- KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI. EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah? anda mematikannya? P: Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya? CS: Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan? MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus. P: OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar? CS: Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus di-install kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut? P: Ya. Apakah sudah selesai terinstal? CS: Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar untuk mengupgradenya. P: Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan? CS: Apa pesannya? P: ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT". apa artinya? CS: Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH? ? diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men-"CINTA- KASIH"-i mesin anda sendiri sebelum men-"CINTA-KASIH" -i orang lain. P: Lalu apa yang harus saya lakukan? CS: Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut "PASRAH"? P: Ya, sudah. CS: Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori "MYHEART" MEMAAFKAN-DIRI- SENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGA N.TXT. sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali. P: Sudah. Hei!.. HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COMdikopi ke HATI. Apakah ini wajar? CS: Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk men-download-nya. Jadi CINTA-KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting. P: Apa? CS: CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali. P: Pasti. Terima kasih atas bantuannya.
Posted at 07:25 pm by lalitya
Permalink
Pada masa dulu, sebelum dunia diciptakan seperti yang kita kenal sekarang, dan manusia belum lagi menginjakkan kakinya di sana, semua sifat kebaikan dan kejahatan berkeliaran tak tentu arah dan merasa bosan, tak tahu apa yang hendak dilakukan.
Suatu hari, mereka berkumpul dan merasa lebih bosan lagi daripada sebelumnya, sampai ketika Kecerdikan mengemukakan usul :"Mari kita bermain petak umpet." Mereka semua menyukai ide tsb, dan secara tiba2.
Madness/Kegilaan berteriak: "Aku ingin menghitung, biar aku saja yang menghitung!"
Dan karena tidak ada yang cukup gila untuk ingin mencari kegilaan, semua yang lain setuju saja. Kegilaan segera bersandar kepohon dan
mulai menghitung, "Satu, dua, tiga..."
Sementara Kegilaan menghitung, semua sifat kebaikan dan kejahatan tsb bersembunyi. Kelembutan menggantung dirinya di ujung bulan, Pengkhianatan bersembunyi di
tumpukan sampah. Kasih sayang bergulung di antara awan, dan Nafsu Kegairahan pergi ke tengah2 bumi. Kebohongan berkata akan bersembunyi di bawah batu, tapi ternyata justru bersembunyi di dasar danau. Sementara
itu, Ketamakan masuk ke dalam kantung yang kemudian ternyata dirobeknya karena kantung itu dirasanya tidak nyaman.
Dan Kegilaan masih terus menghitung, "Tujuh puluh sembilan, delapan puluh, delapan puluh satu..." Ketika
itu, semua sifat tsb telah bersembunyi --- kecuali Cinta. Seperti Keragu - raguan, demikianlah cinta, dia tak bisa memutuskan kemana harus bersembunyi.
Dan ini tentu tidak mengejutkan karena kita semua tahu betapa sulitnya
menyembunyikan cinta. Pada saat Kegilaan sampai pada hitungan ke-99, Cinta segera melompat bersembunyi ke kebun bunga Mawar. Dan dengan bersemangat Kegilaan berbalik dan berteriak, "Bersiaplah, ini aku
datang! Akan kutemukan
kalian semua"
Kemalasan adalah yang pertama ditemukan, karena dia bahkan tidak punya energi untuk mencoba bersembunyi, disusul oleh Keragu- raguan, yang masih mondar-mandir karena tak tahu ke
mana harus sembunyi.
Kemudian, secara hampir beruntun Kegilaan segera menemukan Kelembutan di ujung bulan, Kebohongan didasar danau dan Gairah di tengah2 bumi. Satu persatu Kegilaanmenemukan mereka semua, kecuali lagi2 Cinta.
Kegilaan mulai menjadi semakin gila, karena putus asa untuk menemukan Cinta.
Tapi Kecemburuan yang iri pada Cinta yang belum juga ditemukan, berbisik pada Kegilaan, "Kau hanya perlu mencari Cinta, dan dia
bersembunyi di semak bunga Mawar." Kegilaan mengambil garpu taman dan menusuk2annya serampangan kearah semak Mawar. Dia terus menusuk nusuk sampai terdengar suara tangis memilukan yang membuatnya berhenti.
Cinta keluar dari persembunyiannya sambil
menutup mukanya dengan tangan. Di antara jari - jarinya mengalir darah segar yang ternyata berasal dari kedua belah matanya.
Kegilaan yang terlalu bersemangat untuk menemukan Cinta, tanpa sengaja telah melukai Cinta. "Apa yang telah
kulakukan!" teriaknya menyesal. "Aku telah membuatmu buta! Bagaimana aku harus memperbaikinya? " Cinta menjawab, "Kau tak mungkin memperbaikinya. Tapi kalau kamu bersedia melakukan sesuatu untukku, kamu bisa
menjadi penuntunku."
Dan semenjak itulah, Cinta itu buta namun dia bisa melihat dalam kegelapan, karena dia selalu didampingi oleh Kegilaan.
Posted at 06:43 pm by lalitya
Permalink
Friday, April 18, 2008
Kemaren aku akhirnya memutuskan pulang untuk memnuhi panggilan suamiku. Sebetulnya aneh juga. Kok tumben suamiku pengen aku pulang, pdhl aku musti balik lagi ke kampus besok pagi.
Setelah aku telp, taunya suami ku bilang gini:
"Coba deh, kamu itung, kalo pulang hari ini (Kamis sore, red.) berapa malem?" "Dua malem." "Nah, kalo pulang Sabtu berapa malem?" "Satu." (karena senin ada kul pagi jadi mggu malem harus balik dan ga bisa nginep, red.)
Oleh sebab dan karena demikian, maka aku memutuskan pulang. Dengan alasan, aku menganggap suamiku sudah kangen dengan malam2 bersama ku.
Sampe rumah sekitar jam 8-an gitu. Langsung maem sup hambar yang isinya campur aduk jeroan dan daging, aku mandi, dan langsung masuk kamar. Suamiku lagi main sama selingkuhannya (baca:gitar). Aku ajak ngobrol trus ga lama, aku naik di atas badannya (my fave place!).
Dan terjadi lah.
Tanpa ada apa2! Ga pake pendahuluan apa2. Ga ada romantis2nya.
Padahal aku udah sengaja pake bra dan cd yang satu pasang, yang sengaja dipilihin kakak ku untuk malam pertama ku, tapi suamiku sama sekali ga melihat!
Bahkan waktu aku bilang "aku suka banget cd ini, yang.. Ada kelelawarnya (renda2, red.)"
Dia cuma ngintip dikit trus senyum sekilas!!!!!!!
WHAT!
Obviously, celana dalam ku kadaluarsa.
Hhhhh... =(
Posted at 10:54 am by lalitya
Permalink
Wednesday, April 09, 2008
UJIAN ANALISIS PANGAN
25 soal pilihan ganda, waktu 50 menit, dan aku GA ADA YANG BISA SAMA SEKALI. I'm so dead!
There are some things you learn best in calm, and some in storm. Willa Cather, The Song of the Lark, 1915 US novelist (1873 - 1947)
i hope i can learn some things from today and yesterday
Posted at 02:25 pm by lalitya
Permalink
Selasa kemaren, bisa dibilang BEST DAY EVER sekaligus WORST DAY EVER in my life. Gila banget. Aku nggak tidur semaleman untuk belajar Metabolisme Komponen Pangan. Aku mandi jam setengah tujuh pagi, nyantai, karena tahu ujian jam 10.30. Udah selesai ulang2in baca slide lagi, jam setengah delapan aku mulai kebosanan. Aku ngajak tyas untuk beli sarapan. Jam 8 kurang 15 aku ke Bara, masih santai, beli nasi uduk 3000-an. Santai, ujian jam 10.30. Setelah makan sambil baca slide lagi, jam 10 aku pipis dan siap2 ganti baju untuk berangkat. Udah siap tempur dan pede bakal bisa membantai soal2 Pak Dedy dengan jurus2 hafalan dan memori di otak. Lagi ganti celana jeans, tiba2 bunyi satu sms masuk, kupikir ayang udah sampe kantor dan kirim sms motivasi, jadi nggak aku buka. Lagi asyik milih baju buat dipake ujian, masuk stu sms lagi, aku mulai penasaran, siapa sish sms jam segini. Tanpa perasaan apa2 aku buka sms, satu dari gia, satu dari veni: Gia : "Ta, lu knp ga ikut ujian?"Veni: "Ta, lo sakit ya? Kok ga ikut ujian?"
WHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAT??????!!!! aku ga mempercayai mataku sendiri, berharap apa yg aku baca salah. aku buru2 cari notes andalan tempat aku mencurahkan segala duka dan cita (halah) dan taunya di notes itu ada tulisan: MKP Selasa 8 April 2008 jam 8-10 di PAU!!!!!!!
Anjrit!!!
Aku lgsg telp veni dan menjelaskan duduk perkara serta berharap dia bisa mencegah ibu dan bapak pengawas supaya ga pulang dulu dan aku bisa ikut ujian. Tanpa berpikir apa2, aku lari ke kampus. Di tas cuma ada dompet, payung, dan tempat pensil. Dalam 5 menit aku udah sampe di kelas dan mohon2 ke ibu pengawas untuk ngijinin aku ikut ujian saat itu juga. Yang kepikiran di otakku cuma aku takut Pak Dedy ga nyelenggarain ujian susulan dan aku musti ngulang tahun depan kayak yg dialami Gia dengan Kimia Pangannya. Untunglah si ibu berbaik hati (eh, tapi ga uga deng) dan lgsg nyerahin soal ke aku dan maksa aku ngerjain di ruang kantornya yg jaraknya ga sampe 5 menit dari kelas PAU. Setelah sampe di kantor si ibu aku langsung diitung jam nya dan lgsg ngerjain tuh soal. Dalam keadaan ngos2an, tenggorokan kering habis lari, kaki pegel dan sakit karena asam laktat numpuk setelah lari, keringat bercucuran, aku nerjain tuh soal. GUESS WHAT!15 menit pertama ga ada soal yg bisa aku kerjain 1 pun! Ak panik dan semua hafalan lenyap. Kayaknya semua yang udah aku pelajarain semalaman begadang jatoh berceran sepanjang perjalanan dari kosan ke kampus tadi. Alhasil, aku ngerjain sebisanya aja. Aku udah memohon dengan sangat ke Allah semoga berkenan mengembalikan memori yang sudah susah payah aku tanamkan semalaman, dan memberi aku ketenangan. Jam 11.30an waktu ngerjain ku habis. Aku ngumpulin ke ibunya, bilang terima kasih dan minta maaf. Trus lgsg turun sambil sms ke suamiku tercinta. "Aku pengen nangis.. ='("Aku tahu ayang lg rapat, maka ayang ga mungkin bales dan ga mungkin aku telpon. aku ga tau musti curhat ke siapa lagi. Akhirnya aku sms Mum dan Mum lgsg telp aku. Aku nangis di telpon sekitar 20 menitan. Selanjutnya, aku merangkak ke perpus dan memilih sudut yang favoritku trus nangis sendirian di sana..... Betapa Allah sungguh Maha Pengatur Segala-nya. Betapa aku cuma setitik kecil dari milyaran titik yang jadi perhatian-Nya. Betapa aku tak berdaya..
Betapa aku tak berdaya..
 
Posted at 01:34 pm by lalitya
Permalink
Pada sebuah jamuan
makan malam pengadaan dana untuk sekolah anak-anak cacat, ayah dari
salah satu anak yang bersekolah disana menghantarkan satu pidato yang
tidak mungkin dilupakan oleh mereka yang menghadiri acara itu. Setelah
mengucapkan salam pembukaan, ayah tersebut mengangkat satu topik: 'Ketika
tidak mengalami gangguan dari sebab-sebab eksternal, segala proses yang
terjadi dalam alam ini berjalan secara sempurna/ alami. Namun tidak
demikian
halnya dengan anakku, Shay. Dia tidak dapat mempelajari hal-hal
sebagaimana layaknya anak-anak yang lain. Nah, bagaimanakah proses
alami ini berlangsung dalam diri anakku? ' Para peserta terdiam menghadapi pertanyaan itu. Ayah
tersebut melanjutkan: "Saya percaya bahwa, untuk seorang anak seperti
Shay, yang mana dia mengalami gangguan mental dan fisik sedari lahir,
satu-satunya kesempatan untuk dia mengenali alam ini berasal dari
bagaimana orang-orang sekitarnya memperlakukan dia" Kemudian ayah tersebut menceritakan kisah berikut:
Shay dan aku sedang berjalan-jalan di sebuah taman ketika beberapa
orang anak sedang bermain baseball. Shay bertanya padaku,"Apakah kau
pikir mereka akan membiarkanku ikut bermain?" Aku tahu bahwa kebanyakan
anak-anak itu tidak akan membiarkan orang-orang seperti Shay ikut dalam
tim mereka, namun aku juga tahu bahwa bila saja Shay mendapat
kesempatan untuk bermain dalam tim itu, hal itu akan memberinya semacam
perasaan dibutuhkan dan kepercayaan untuk diterima oleh orang-orang
lain, diluar kondisi fisiknya yang cacat. Aku
mendekati salah satu anak laki-laki itu dan bertanya apakah Shay dapat
ikut dalam tim mereka, dengan tidak berharap banyak. Anak itu melihat
sekelilingnya dan berkata, "kami telah kalah 6 putaran dan sekaran
sudah babak kedelapan. Aku rasa dia dapat ikut dalam tim kami dan kami
akan mencoba untuk memasukkan dia bertanding pada babak kesembilan
nanti' Shay berjuang untuk mendekat ke dalam tim itu dan
mengenakan seragam tim dengan senyum lebar, dan aku menahan air mata di
mataku dan kehangatan dalam hatiku. Anak-anak tim tersebut melihat
kebahagiaan seorang ayah yang gembira karena anaknya diterima bermain
dalam satu tim. Pada akhir putaran kedelapan, tim Shay
mencetak beberapa skor, namun masih ketinggalan angka. Pada putaran
kesembilan, Shay mengenakan sarungnya dan bermain di sayap kanan.
Walaupun tidak ada bola yang mengarah
padanya, dia sangat antusias hanya karena turut serta dalam permainan
tersebut dan berada dalam lapangan itu. Seringai lebar terpampang di
wajahnya ketika aku melambai padanya dari kerumunan. Pada akhir putaran
kesembilan, tim Shay mencetak beberapa skor lagi. Dan dengan dua angka
out, kemungkinan untuk mencetak kemenangan ada di depan mata dan Shay
yang terjadwal untuk menjadi pemukul berikutnya. Pada
kondisi yg spt ini, apakah mungkin mereka akan mengabaikan kesempatan
untuk menang dengan membiarkan Shay menjadi kunci kemenangan mereka? Yang mengejutkan adalah mereka memberikan kesempatan itu pada Shay. Semua
yang hadir tahu bahwa satu pukulan adalah mustahil karena Shay bahkan
tidak tahu bagaimana caranya memegang pemukul dengan benar, apalagi
berhubungan dengan bola itu. Yang terjadi adalah, ketika
Shay melangkah maju kedalam arena, sang pitcher, sadar bagaimana tim
Shay telah mengesampingkan kemungkinan menang mereka untuk
satu momen penting dalam hidup Shay, mengambil beberapa langkah maju ke
depan dan melempar bola itu perlahan sehingga Shay paling tidak bisa
mengadakan kontak dengan bola itu. Lemparan pertama meleset; Shay
mengayun tongkatnya dengan ceroboh dan luput. Pitcher tsb kembali
mengambil beberapa langkah kedepan, dan melempar bola itu perlahan
kearah Shay. Ketika bola itu datang, Shay mengayun kearah bola itu dan
mengenai bola itu dengan satu pukulan perlahan kembali kearah pitcher. Permainan
seharusnya berakhir saat itu juga, pitcher tsb bisa saja dengan mudah
melempar bola ke baseman pertama, Shay akan keluar, dan permainan akan
berakhir. Sebaliknya, pitcher tsb melempar bola melewati
baseman pertama, jauh dari jangkauan semua anggota tim. Penonton
bersorak dan kedua tim mulai berteriak, "Shay, lari ke base satu! Lari
ke base satu!". Tidak pernah dalam hidup Shay sebelumnya ia berlari
sejauh itu, tapi dia berhasil melaju ke base pertama. Shay tertegun
dan membelalakkan matanya. Semua orang berteriak, "Lari ke base dua, lari ke base dua!" Sambil
menahan napasnya, Shay berlari dengan canggung ke base dua. Ia terlihat
bersinar-sinar dan bersemangat dalam perjuangannya menuju base dua.
Pada saat Shay menuju base dua, seorang pemain sayap kanan memegang
bola itu di tangannya. Pemain itu merupakan anak terkecil dalam timnya,
dan dia saat itu mempunyai kesempatan menjadi pahlawan kemenangan tim
untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dapat dengan mudah melempar bola
itu ke penjaga base dua. Namun pemain ini memahami maksud baik dari
sang pitcher, sehingga diapun dengan tujuan yang sama melempar bola itu
tinggi ke atas jauh melewati jangkauan penjaga base ketiga. Shay
berlari menuju base ketiga. Semua yang hadir berteriak, "Shay, Shay, Shay, teruskan perjuanganmu Shay" Shay
mencapai base ketiga saat seorang pemain lawan berlari ke arahnya dan
memberitahu Shay arah selanjutnya yang
mesti ditempuh. Pada saat Shay menyelesaikan base ketiga, para pemain
dari kedua tim dan para penonton yang berdiri mulai berteriak, "Shay,
larilah ke home, lari ke home!". Shay berlari ke home, menginjak balok
yg ada, dan dielu-elukan bak seorang hero yang memenangkan grand slam.
Dia telah memenangkan game untuk timnya. Hari
itu, kenang ayah tersebut dengan air mata yang berlinangan di wajahnya,
para pemain dari kedua tim telah menghadirkan sebuah cinta yang tulus
dan nilai kemanusiaan kedalam dunia. Shay tidak dapat
bertahan hingga musim panas berikut dan meninggal musim dingin itu.
Sepanjang sisa hidupnya dia tidak pernah melupakan momen dimana dia
telah menjadi seorang hero, bagaimana dia telah membuat ayahnya
bahagia, dan bagaimana dia telah membuat ibunya menitikkan air mata
bahagia akan sang pahlawan kecilnya. Seorang bijak pernah berkata, sebuah masyarakat akan dinilai dari cara mereka memperlakukan seorang yang paling tidak
beruntung diantara mereka.
Kita semua mempunyai banyak pilihan dalam hidup setiap harinya
untuk dapat memahami "kejadian alami dalam hidup". Begitu banyak
hubungan antar 2 manusia yang kelihatan remeh, sebenarnya telah
meninggalkan 2 pilihan bagi kita: Apakah kita telah
meninggalkan cinta dan kemanusiaan atau,
Apakah kita telah melewatkan kesempatan untuk berbagi kasih dengan
mereka yang kurang beruntung, yang menyebabkan hidup ini menjadi dingin?
Posted at 01:00 pm by lalitya
Permalink
Wednesday, April 02, 2008
tadi rapat redaksi korpus. Baru ketemu gitu sama anak2 hasil bibitan baru alias anak magang. Isu yang kita diskusikan seputar peluang dan manfaat koran kampus buat para anggotanya. Dan yang bikin shock, ada beberapa orang yang ternyata sudah meroket di dunia jurnalistik dan bahkan merambah ke media2.
Ada satu orang yang ditawarin jadi reporter di MEdia Indonesia padahal masih semester 4! Ada lagi yang udah jadi karyawan tetap di Majalah Agro Observer! Ada pula yang foto nya dimuat di Republika!
WHAT???
Aku? Masih mandegggggggg di situ2 aja. Di sini2 aja. Stick dan lengkeeeeeeeeet sama laporan NAJIS. BETE. ITP MERENGGUT DUNIA TULIS MENULIS KU. ITP MEREBUT JURNALISTIK KU. ITP SIALAN.
aku pengen kerja di media aku pengen nulis ='(
Posted at 08:21 pm by lalitya
Permalink
|