Visit gettyimages.com for images like these
<< March 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31


~N~
girl/21th/jakarta/VanNila/Bogor Agricultural University/Food Technologist/
bath paranoia/
dying with moon rabbit/
strawberry cheese cake
/moviegoer
/read/write/soccer/
Hop-Hop/Tiramisu/
/rootbeer A&W with float/
frappucino Mocca Starbucks/
Red Pearl Milk Tea Quickly/
Black Pepper Chicken/
Ice Cream/Fruit/vegetables/
Blue Panadol/chilli-hot food



Pandanglah bulan di saat langit malam hari yang cerah tanpa awan, sebab aku tinggal dan tertawa di salah satu sudut bulan...









MMysterious
OOrganic
OOverwhelming
NNew
RRelaxing
AAstounding
BBeautiful
BBusy
IInspirational
TTwisted




How to make a Moon Rabbit
Ingredients:

3 parts intelligence

1 part crazyiness

1 part joy
Method:
Layer ingredientes in a shot glass. Serve with a slice of caring and a pinch of salt. Yum!


   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
Thanks for stopping by!
rss feed


Design: wordweave
Image: Getty Images


Forever Fields

~moon rabbit~

iWebTunes/iWebMusic Forced Shut
Thursday, March 13, 2008
radikal bebas

Hari ini ada kejadian lucu.

Tadi seperti biasanya, ritual tiap selasa kamis jam 10-13 adalah praktikum analisis pangan. Hari ini topik praktikumnya sifat fisiko kimia lemak sama analisis kadar gula dengan metode arthrone. Hehe. Pada ngga ngerti pasti ya? Mang enak! Hehehe.

Back to the point, pas Ibu Diannya laginerangin gitu, dia nerangin tentang pembentukan radikal bebas peroksida dalam lemak. Nah, sifat peroksida sebagai radikal bebas ini senengnya nyari pasangan mulu. Trus tiba2 Ibunya bilang..

"Si peroksida ini nih kayak kalian. Nyari pasangaaaaaaaaaaaan mulu. Deket-dekat sana sini."

Tiba2 sekelas langsung menyerbu kayak koor.

"Tapi, ada yang udah ga radikal bebas lagi, Bu.."

"Maksudnya?"

"Iya, ada yang udah jadi hidrogen peroksida. Udah punya pasangan tetap."

"Emang kalian ada yang udah nikah?"

"Yah, Ibu. Telat banget seeeeeeeh. Jangan gila dong, Bu.."

Parah banget kan anak2 sekelas ngomong "jangan gila dong" ke dosen! Dasar pada idiot! Eh, nggak deng. Kalo anak TPG pada idiot apalagi anak2 departemen lain, apalagi anak Sosiologi. Huehehe.. Maap, yang..

"Emang siapa? Siapa yang udah nikah?"

"Mami Shita!!!!!"

"Oh, kamu... Selamat ya. Sekarang kamu udah nggak jadi radikal bebas. Salam buat suami kamu, bilangin hati2 teroksidasi."

Sekelas pada ketawa deh.. Aku cuma bisa merah kayak kepiting rebus. Seharian aku dipanggil radikal bebas. Huhuhu.

Kurang asem banget dah.. Akhirnya terbongkar lagi deh. Udah kemaren kena juga sama Pak Dase yang belom merit2 sampe sekarang. Eh, sekarang kena lagi sama Bu Dian.

Apes.

(ungkin buat sebagian orang cerita ini nggak lucu ya? Maaf ya..)

Posted at 06:02 pm by lalitya
see the rabbit  

Tuesday, March 04, 2008
nelangsa

cukup dengan dua kata
dibalut nada yang sederhana
sebuah penutup sua yang biasa saja

hanya dengan
"Dada Dede.."
kau pulihkan jemu ku
kau renggut lelah ku
kau bangkitkan semangatku

hanya dengan
"Dada Dede.."

kau buat aku.. kian terhujam rindu.




Posted at 07:43 pm by lalitya
see the rabbit  

syukur ku

ketika ku merasa ini adalah ujung dunia
Tuhan memberi ku jembatan untuk menyebrangi awan

ketika ku melihat di depanku hanya ada dinding batu
Tuhan memberi ku tangga untuk naik ke atas

ketika ku pikir aku tersesat
Tuhan memberi ku lentera untuk menemukan jalan baru

ketika aku berusaha semampuku
namun merasa kalah
dan tetap meragu

Tuhan memberi ku..

IP = 4.00 ....!!

Terima kasih, Tuhan, karena telah memberi BONUS paling istimewa, HADIAH paling berkesan, sekaligus TANTANGAN paling menakutkan.

Terima kasih Tuhan. Ini semua sangat berlebih dari apa yang aku minta.
Buat aku tidak menjadi sombong, tidak obses, dan tidak terlena.
Buat aku lebih giat menghadapi esok.
Buat aku kian percaya

sebab kini..
ketika ku pikir aku tak akan mampu
aku yakin Tuhan selalu dampingi aku melalui suaramu, A..
"Aku yakin Dede pasti bisa."

=)

Posted at 07:26 pm by lalitya
see the rabbit  

aku suka, sayang, dan cinta Aa!

Saat kau Menyukai seseorang, kau ingin
memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.

Saat kau Menyayangi seseorang, kau
ingin sekali membuatnya bahagia dan
bukan untuk dirimu sendiri.

Saat kau Mencintai seseorang, kau akan
melakukan apapun untuk kebahagiaannya
walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau Menyukai seseorang dan berada
di sisinya maka kau akan bertanya,
Bolehkah aku menciummu?".

Saat kau Menyayangi seseorang dan
berada di sisinya maka kau akan
bertanya, "Bolehkah aku memelukmu?".

Saat kau Mencintai seseorang dan berada
di sisinya maka kau hanya akan
menggenggam erat tangannya... .

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan
berkata "Sudahlah, jangan menangis".

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau
akan menangis bersamanya dan
memeluknya.

CINTA adalah saat ia menangis dan kau
akan membiarkannya menangis dipundakmu
sambil berkata, "Mari kita selesaikan
masalah ini bersama-sama" .

SUKA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Ia sangat cantik dan
menawan".

SAYANG adalah saat kau melihatnya kau
akan melihatnya dari hatimu dan bukan
matamu.

CINTA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata, "Buatku dia adalah
anugrah terindah yang pernah Tuhan
berikan padaku".

Pada saat orang yang kau SUKA
menyakitimu, maka kau akan marah dan
tak mau lagi bicara padanya.

Pada saat orang yang kau SAYANG
menyakitimu, engkau akan menangis
untuknya.

Pada saat orang yang kau CINTA
menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa
dia hanya tak tahu apa yang dia
lakukan".

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan
Memaksanya untuk menyukaimu.

Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan
membiarkanny a memilih.

Pada saat kau CINTA padanya, kau akan
selalu menantinya dengan setia dan
tulus.

SUKA adalah kau akan menemaninya bila
itu menguntungkan.

SAYANG adalah kau akan menemaninya di
saat dia membutuhkan.

CINTA adalah hal yang memberi dengan
keikhlasan

SUKA adalah hal yang menuntut

SAYANG adalah hal memberi dan menerima

CINTA adalah hal yang memberi dengan
ikhlas.... .

Pikirlah dengan dewasa, dan bedakan apa
itu SUKA, SAYANG, dan CINTA


(Nggak perlu jadi dewasa. Aku udah tahu kalo aku suka, sayang, dan cinta A selamanya. Lafya, A..)

Posted at 07:13 pm by lalitya
see the rabbit  

Wednesday, November 07, 2007
Ultah - Part Two

Seperti tebakan ku setelah dimarahin sama A tadi pagi, ujianku sangat amat buruk dan ga berhasil aku taklukkan sama sekali. Makin miris dan makin yakin aja kalo hari ini bukan hari spesialku. Tapi aku berusaha menghibur diri dengan menguatkan hati mengingat bahwa aku sebentar lagi akan ada di rumah dalam balutan warna perayaaan ultah yang hangat. Sampe kosan sekitar jam 4 gitu, langsung mandi dan siap2 chaw ke Jakarta. Nyaris jam 5, angkot biru ku baru ngeloyor ke laladon.

Bagai nasib sial yang terus beruntun, aku baru sampe Poins Lebak Bulus jam 7. Sempat kecewa dan khawatir juga dengan acara tiup lilin ku, tapi semangat lagi karena inget mau dijemput A. Taunya..

A masih liputan kuliner (Hhhh..) dan kita ga jadi pulang bareng. sambil bete bin suntuk, aku pulang ke rumah sendirian. Sampe rumah sekitar jam 8 lewat. Anggi udah merengek2 maksa aku tiup lilin saat itu juga karena dia udah ngantuk. Tapi, aku kekeuh pengen tiup lilin sama A. Jadi aku pura2 mandi dan naik ke atas, padahal akununggu A. A susaaaaaaaaaaah banged ditelpon dan taunya baru bisa pulang jam setengah sepuluhan gitu.

Hati rasanya udah gondooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooook banged. Pengen langsung tidur dan ngebiarin kue sama kado yang udah ditata itu jadi basi sampe keesokan harinya. Aku nggeletak aja di kamar, udah males dan ga berusaha nunggu A juga. Udah bener-bener senep dan ga pengen.

Jam setengah sepuluhan A pulang, dan akhirnya aku tiup lilin ditemani Ma dan A. Ga ada kemeriahan, ga ada perayaan, ga ada hangat yang aku tunggu dari Bogor tadi. Hambar aja. Plus, A belom nulis kartu ucapan buat aku! Ditulis buru2 dan serba ada pake spidol sama kertas sinar dunia. GA BANGED. Udah mulai mengelus dada dan berusaha kokoh. Sabar, Nish..

Aku tetep berusaha senyum dan keliatan senang di depan Ma dan A. Cuma ga pengen mereka tau aja kalo aku sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat kecewa dengan perayaan itu.
Perayaan Asal Jadi

Seperti tradisi, potong kue trus buka kado. Potong kue nya ga jelas, A nya ga antusias, aku nya makin nyungsep ke titik ternedah. Still, di luar pasang senyum semanja mungkin. Kado2 yang dibuka, cukup menghibur. Semuanya isinya kaos. Jadi berasa ga spesial juga liatnya. Tapi seneng lah dapet kaos, daripada dapet kado2 sejenis kado2 mPus kemaren. Yang aku nantikan cuma sendal boneka dari A, yang taunya muncul dalam bentuk micky mouse berwarna pink.

Untungnya, yang ini lucu dan aku sangat tertarik sekali dengan warnanya yang imut. Ditambah lagi, koleksi kaos2 yang A beliin buat aku ternyata lucu2. Yah, selera A boleh juga. Tapi tetep belom berhasil membuat ultahku jadi berasa bercahaya.

Malemnya, bobo di pelukan A, naked. Ketauan banged A pengen nebus kesalahan dan semua kebetean ku hari ini dengan memberikan aku jatah. Karena itu juga aku jadi ga enjoy. Merasa melihat A terpaksa melakukannya. Jam setengah lima aku bangun untuk pipis dan sempet bengong mikir di kamar mandi.

Ulang tahun ku udah bener-bener lewat, dan.. ga berkesan.

He pi Bert dey, Nish.

Posted at 08:55 pm by lalitya
see the rabbit  

Ultah - Part One

Aaaaaaaaargh!

Ada yang berbeda dengan ulang tahun ku kali ini. Apalagi kalau bukan perbedaan status yang menyertai nama ku sekarang. Hehehe. seperti dua tahun sebelumnya, aku ultah berbarengan dengan ujian. Tapi, tahun ini lebih parah, karena mata kuliah yang diujikan pada hari lahir ku dua puluh tahun silam itu adalah mata kuliah paling susah dalam sejarah perkuliahan seorang Sarjana Teknologi Pertanian Jurusan Teknologi Pangan. Jadi, kebayang kan gimana pontang pantingnya ini hati mikirin nilai. Boro-boro mikirin ulang tahun, sejak dua hari sebelumnya aku udah panik dan berkutat sama PTP (Prinsip Teknik Pangan, red) si mata kuliah pembawa bencana itu.


Jam 12 malem teng waktu jam dinding kamar, ada sms masuk. Aku udah riyep-riyep dan muak banged belajar, makanya aku bacanya nggak semangat gitu. Aku udah tau itu pasti dari A, tapi aku BENER-BENER lupa kalo malem itu udah masuk hari lahirku. Jadi, waktu baca ucapan selamat dari A, cukup surprise dan senyum pun mengembang.

Met ulang tahun ya, De. Mudah2an semua keinginan, harapan, cita2, dan doamu bisa terkabul, serta selalu sehat dan berada dalam lindungan-Nya. Amien. Aku syang kamu. >=D<

Sayangnya, di hape ku belom masuk tanggal 2 november, jadi sms suamiku tercinta itu masih kecetak tanggal 1 november. Yah, ga papa lah. Satu lagi yang bikin beda juga, A tiba2 jadi sok dewasa gitu di ucapan selamat ultahnya. Hahaha. Sebenernya pas baca agak boring juga (maaf ya, A..) bukannya aku ga suka didoain, tapi ucapan yang klise kayak gitu berasa biasa aja buatku. Aku mengharap sesuatu yang lucu dan unik dari A, taunya biasa aja. Ya sudahlah, mungkin itu sesuai sama umurnya yang sekarang udah tuwiiiiiiir ya. Hehe.

Back to the point, setelah baca sms A aku memutuskan utnuk tidur sebentar, merasa cukup memiliki bunga2 kesenangan di hati, aku pengen memanfaatkannya dengan tidur pulas sebelum fight lagi. Jadi sekitar jam 1 an gitu aku tidur. Ternyata..

Jam 3, aku bangun dengan keringetan dan kaget setengah mati, aku mimpi mata kiriku sakit dan berdarah-darah sampe netes2 kayak hujan gitu. Sumpah, pas bangun aku panik dan berkali2 megangin mata untuk meyakinkan bahwa tadi itu cuma mimpi doang dan aku masih fine2 aja. Alone in the dark, aku cuma berharap bisa mbangunin A dan cerita tentang mimpi ku. Tapi, aku tau A lagi sibuk ngetik dan pasti kecapean tidur jadi aku ga mau bangunin. Setelah sekitar setengah jam menenagkan diri, akhirnya aku bisa bangkit meraih meja belajar dan melanjutkan perjuanganku mengolah soal2 PTP itu menjadi sesuatu yang aku harap bisa dicerna otakku dan bantu jawab soal ujian siangnya.

Jam 6 pagi an pun tiba, dengan langkah gontai aku mengesot ke arah galon dan berniat untuk bikin kopi karena mata udah digandolin karung beras saking beratnya. Sambil nunggu air mendidih dari dalem heater, aku naro cangkir di atas meja deket tumpuk2an buku dan kertas2ku dan ngelanjutin ngerjain soal. Deger bunyi blutup2, yang menandakan air ku udah bersuhu sekitar seratusan, aku ngelanjutin bikin kopi. Cangkirnya masih tetep di tempat tadi, cuma bedanya, sekarang ada isinya air panas. Aku yang sebelum bunyi blutup2 muncul lagi fokus berusaha membantai soal, pun tak menghiraukan kopi yang udah ulai kecium harumnya itu.

Selang dua menit kemudian, tanganku ga sengaja nyanggol tuh cangkir waktu mau ngambil kalkulator. Dan seperti bisa Anda tebak, air panas dengan kopi yang belom sempet diaduk langsung terjun bebas ke paha mulusku! Gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. Panas banged rasanya. Aku langung lompat dan reflek buka celana ku. Di baliknya, aku liat pahaku mulai mateng dan mengkerut karena kepanasan.

Sambil ngeliatin sisa kopi yang masih netes dari meja, ceceran kopi di lantai, pahaku yang mengkerut2 kulitnya dan perih, aku cuma bisa nangis sesengukan sendirian. Aku diem dan ga bisa ngapa2in lagi selain nangis. Rasanya tuh semua ke-bete-an dalam hatiku udah pecah dan mbrodol. Udah ga kebendung lagi. Muaaaaaaaaaaaaaaak banged. Setelah rada tenang, aku sms A dan bilang kalo aku habis mimpi buruk dan ketumpahan air panas. Aku bilang aku sedih kenapa semua kemalangan itu terjadi di hari spesialku.

Dengan harapan yang sangat besar akan disayang dan dihibur A, aku menunggu respon sms A. taunya, A malah marah2in aku dan ngambek.
Sad
marahnya berlanjut pula, sampe lamaaaaaaaaa banged sekitar jam setengah sembilan an gitu kita baru rada terang.

detik itu juga aku tau ultah ku bakal buruk!

Posted at 08:33 pm by lalitya
see the rabbit  

Thursday, October 04, 2007
super pressure

count down.
4 hari lg menuju pertempuran yg sebenarnya.

i'm not ready yet.
ga tau musti ngomong apa, pasang tampang gimana, ngobrol apa.
i'm not ready yet.
ga tau musti ngapain, ga bisa ngapa2in, cengo.
i'm not ready yet.
pasti kikuk, kaku, dan ga nyaman.

i'm not ready yet.
i'm not ready yet.
i'm not ready yet.

i don't like it.
Nick harus ada 24 jam non stop di sampingku.
Nick harus ikut.

count down.
4 hari lg menuju kekalahan.

count down.
4 hari lg menuju sengsara.

Sad

Posted at 01:33 pm by lalitya
see the rabbit  

Next Page