Visit gettyimages.com for images like these
<< June 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30


~N~
girl/21th/jakarta/VanNila/Bogor Agricultural University/Food Technologist/
bath paranoia/
dying with moon rabbit/
strawberry cheese cake
/moviegoer
/read/write/soccer/
Hop-Hop/Tiramisu/
/rootbeer A&W with float/
frappucino Mocca Starbucks/
Red Pearl Milk Tea Quickly/
Black Pepper Chicken/
Ice Cream/Fruit/vegetables/
Blue Panadol/chilli-hot food



Pandanglah bulan di saat langit malam hari yang cerah tanpa awan, sebab aku tinggal dan tertawa di salah satu sudut bulan...









MMysterious
OOrganic
OOverwhelming
NNew
RRelaxing
AAstounding
BBeautiful
BBusy
IInspirational
TTwisted




How to make a Moon Rabbit
Ingredients:

3 parts intelligence

1 part crazyiness

1 part joy
Method:
Layer ingredientes in a shot glass. Serve with a slice of caring and a pinch of salt. Yum!


   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
Thanks for stopping by!
rss feed


Design: wordweave
Image: Getty Images


Forever Fields

Ternyata bakteri.. kupikir cacing.. Haha.. « ~moon rabbit~

iWebTunes/iWebMusic Forced Shut
Tuesday, June 23, 2009
Ternyata bakteri.. kupikir cacing.. Haha..

Bau tanah yang khas tercium setiap kali hujan mengguyur, tapi dari mana asal bau tersebut masih menjadi teka-teki sejak bertahun-tahun. Para peneliti dari Universitas Brown di New York, AS, akhirnya memastikan bahwa aroma tersebut berasal dari senyawa yang dihasilkan bakteri.

Mereka menyimpulkan bahwa bau tanah berasal dari kombinasi dua senyawa yang disebut geosmin dan methylisoborneol. Kedua zat kimia yang tidak berbahaya itu termasuk dalam kelas senyawa terpene yang sama-sama disintesis oleh bakteri tanah.

Tahun lalu, salah satu peneliti bernama David Cane menemukan gen dalam tubuh bakteri yang mengatur produksi geosmin. Proses produksi methylisoborneol masih misterius waktu itu. Sebab, tidak seperti senyawa-senyawa terpene lainnya yang memiliki 15 rantai karbon, senyawa ini hanya memiliki 11 rantai karbon.

Saat itu, Cane dan koleganya, Chieh-Mieh Wang, mencoba menyintesis senyawa tersebut dengan mempelajari gen bakteri tanah yang disebut Streptomyces. Salah satu gen dari 8.000 gen diprediksi sebagai katalis terpene, tapi saat disisipkan ke tubuh bakteri lainnya ternyata tak menghasilkan apa-apa.

Gen ganda

“Kami lalu melihat gen lainnya, gen berikutnya dari yang pertama,” ujar Cane yang melaporkan temuannya dalam Journal of the American Chemical Society. Gen tersebut diketahui menambahkan satu rantai karbon dalam senyawa kimia yang dihasilkan gen lainnya.

Tanpa disadari sebelumnya, methylisoberneol dihasilkan dari kerja sama kedua gen. Saat kedua gen disisipkan ke dalam bakteri Escherichia coli, senyawa tersebut terbentuk sempurna.

Selain pada bakteri, Cane memperkirakan kedua senyawa tersebut juga dihasilkan alga hijau. Sebab, aroma yang sama juga ditemukan pada lumpur yang terbentuk di dalam perairan yang ditumbuhi alga tersebut. Jika benar, temuan ini dapat dijadikan dasar peringatan dini untuk mencegah gangguan ganggang sebelum tumbuh berlebihan.

Posted at 11:47 am by lalitya

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry